Rabu, 16 Juli 2014

Menperin Tak Akan Stop Laju Produksi Kendaraan

// // Leave a Comment
Karawang, KompasOtomotif — Pasar otomotif yang terus berkembang pesat di Indonesia benar-benar menarik minat investor asing untuk menanamkan modal. Imbasnya, produksi mobil semakin besar. Hal itu tecermin dari penjualan kendaraan yang melonjak tajam pada 2013 lalu, mencapai 1,2 juta unit untuk mobil, dan 8 juta unit untuk segmen sepeda motor.

Sebagian besar laju perkembangan industri otomotif tersebut tak lepas dari gelontoran investasi yang ditanamkan perusahaan Jepang. Dalam peresmian pabrik ke-2 untuk mesin Toyota di Karawang, Jawa Barat, Selasa (25/2/2014), Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan bahwa pihaknya tetap akan membuka pintu investasi selebar-lebarnya di industri otomotif.

”Atas nama Pemerintah Indonesia, saya berterima kasih kepada PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia untuk komitmennya, dengan terus-menerus berinvestasi dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi beberapa model serta komponennya untuk ASEAN, bahkan dunia,” ujar MS Hidayat.

ProtesDengan semakin berkembangnya industri otomotif, dia mengaku kerap mendapat protes dari berbagai kalangan. Kendati demikian, pintu investasi tidak akan ditutup sedikit pun atau dikurangi. ”Kami tidak akan stop soal investasi dan menahan laju produksi kendaraan. Justru kami berharap perkembangan infrastruktur dipercepat untuk menampung kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.

Dia lebih jauh menjelaskan, produksi yang terus meningkat justru diharapkan bisa menjadi pendorong bagi pelaku usaha industri otomotif untuk terus mengembangkan industri komponen. Hal tersebut pun akan memperdalam struktur industri otomotif nasional.

Tugas berat yang kini harus diwujudkan Kementerian Perindustrian adalah melakukan perluasan. Artinya, investor akan diarahkan untuk menanamkan modal di luar Pulau Jawa demi pemerataan. Dia mengatakan, Pemerintah Indonesia akan terus mengawal investor asing untuk bersama-sama menjadikan Indonesia sebagai kekuatan otomotif dunia.

0 komentar:

Poskan Komentar