Minggu, 22 Februari 2015

Sendiri Hadapi Gempuran Krisis dan Problematika di Perantauan

Kehidupan ini sangat indah. Tak semua perjalanan hidup manusia berjalan dengan mulus. Tentu banyak rintangan dan hambatan dalam meraihnya. Kuncinya adalah kesabaran, keteguhan hati, memiliki prinsip yang kuat, jujur, apa adanya, dan selalu melakukan inovasi. Di balik kesuksesan seseorang, ada kisah-kisah mengharukan dan menyedihkan. Semua itu adalah proses yang harus dilalui. Kompas.com menurunkan serial artikel "Success Story" tentang perjalanan tokoh yang inspiratif. Semoga pembaca bisa memetik makna di balik kisahnya.

KompasOtomotif - Menjadi pucuk pimpinan di PT Ford Motor Indonesia sebagai Managing Director merupakan sukses karir yang diperoleh Bagus Susanto, 40. Apalagi, jabatan ini baru pertama kalinya dijabat oleh pribumi karena sebelumnya selalu warga asing. Artinya, membutuhkan dedikasi dan komitmen kuat sehingga bisa diakui merek asing.

Memulai karir di Jakarta, Bagus bekerja di Toyota Astra Motor, berstatus "fresh graduate" mulai 1997. Meski berlatar belakang pendidikan Teknik Industri, pria yang besar di Surabaya ini masuk di Departemen Penjualan. Sesuai pola perekrutan tenaga kerja perusahaan, setiap karyawan wajib melalui pola pelatihan, Manajemen Trainee, selama setahun.

Bagus dibekali pengetahuan, wawasan baru bidang otomotif, sampai akhirnya menjadi pramuniaga di Auto2000. Mengingat lokasi indekos Bagus di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, maka cabang Salemba dipilihnya menjadi tempat kerjanya. 

Pramuniaga

Sebagai pramuniaga, Bagus wajib melakukan penawaran, distribusi, mencari pesanan atas mobil yang dijual, dalam hal ini disebut dengan istilah, canvassing. Setiap pagi, sampai di kantor, Bagus langsung mendapat pengarahan dari kepala cabang, lantas berangkat ke lapangan melakukan canvassing

Sebagai bidang baru, Bagus tetap berusaha melakukan pekerjaannya sebaik mungkin, mulai dari menyebarkan brosur, menjamah perusahaan, badan pemerintahan, ke bagian pembelian, dan lain sebagainya. Semua proses dijalani terus-menerus dan berulang-ulang. Sampai akhirnya, Bagus berjumpa dengan salah satu konsumen potensial dengan lokasi rumah di Ciledug, Jakarta Selatan.

Karena baru hitungan bulan tinggal di Jakarta, Bagus tentu tidak mengetahui di mana lokasi pasti Ciledug berada. Berbekal informasi dari teman-teman sekerjanya, agak susah dan butuh proses panjang jika harus pergi menggunakan transportasi umum. Di kantor, ada office boy yang biasa mengendarai skuter Vespa lawas dan kerap diparkir selama jam kerja. 

"Akhirnya, saya pinjem itu Vespa 'uduk-uduk' ke office boy. Katanya, 'Pakai saja pak, nggak perlu nyewa kasih uang, yang penting diisikan bensin.' Saya bilang, beres kalau bensin sih," celoteh Bagus.

Tilang

Berbekal helm pinjeman, Bagus dengan percaya diri beranjak mengendarai skuter menuju Ciledug. Dari Salemba menuju Jakarta Selatan, Bagus harus melintasi bunderan Semanggi yang terkenal membingungkan bagi orang baru di Ibu Kota. Terbukti, karena salah jalan, Bagus diberhentikan polisi yang bertugas di sana.

Merasa tidak salah, karena menggunakan kelengkapan berkendara komplet, mulai dari helm, SIM, dan STNK, bagus berhenti disamping petugas. "Ya pak, ada apa, tanyaku. 'Ini pak, Anda tidak boleh melintas di jalur ini, ini khusus mobil. Ini pengalaman ketilang pertama di Jakarta, tidak pernah saya lupakan," kenang Bagus.

Setelah ketilang, Bagus melanjutkan perjalanannya menuju Ciledug, berjumpa dengan konsumen yang mau membeli Kijang Krista, dan melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). "Pulang dari Ciledug, senang sekali rasanya. Dapet satu, pecah telur artinya," ujar Bagus berbinar.

Terpuruk

Di awal karirnya, Bagus juga mengaku punya pengalaman yang memilukan. Sebagai pramuniaga, penyakit yang paling sering menghantui adalah maag. Alasannya, ketika berjualan, menelpon, menjelaskan produk ke konsumen, biasanya lupa waktu. 

Pernah pada suatu ketika, Bagus kena penyakit maag, sehingga berobat ke rumah sakit, dan berniat untuk izin ke atasan supaya tidak masuk kerja. "Saya bicara dengan atasan saya, ADM Manager waktu itu Pak Gultom. Tapi, justru mendapat tantangan dari dia, 'Kalau saya sakit maag saja, tidak membuat saya tak masuk kantor. Kamu masih berdiri kan? Masih bica bicara kan? Kalau saya sih tetap masuk.' Begitu ya pak, oke akhirnya saya putuskan hari itu tetap bekerja," beber Bagus.

Akibat memaksakan diri, Bagus lantas menggigil sepulang kerja. Keesokan harinya, suhu badannya panas tinggi, lemas, begitu terpuruk sampai-sampai Bagus meneteskan air matanya. Dalam kesendirian, Bagus harus menikmati sakit tubuhnya yang semakin menjadi. Harus memaksakan diri keluar kos untuk makan di warung, minum obat, balik lagi ke kamar.

"Saya hanya berfikir, saya sendirian di sini, dalam kondisi seperti ini, kalau saya mati, keluarga saya di rumah tidak akan ada yang tahu," lirih Bagus. Meski menghadapi kondisi terburuk, Bagus berhasil melaluinya dengan suka maupun sedih hati.

Setelah enam bulan berkarir menjadi pramuniaga, Bagus kemudian dipindah tempatkan ke cabang jaringan pemasaran Astrido di Bandengan selama tiga bulan, baru kemudian bekerja di kantor pusat Auto2000 di Sunter. Setelah proses Manajemen Trainee setahun selesai, baru menjadi Supervisor Area di TAM.

Krisis moneter

Tak lama berselang Bagus bekerja, situasi perekonomian dunia termasuk kondisi politik dan keamanan Indonesia bergejolak. Pada 1998, krisis moneter menghantam Indonesia membuat hampir semua perusahaan nasional terpuruk, tak terkecuali di tempat Bagus bekerja.

Pabrik mulai diliburkan, lantas buruh mulai dirumahkan, sampai akhirnya kena PHK. Kondisi kantor yang gonjang-ganjing juga dialami Bagus di kantor. Sesama pekerja sempat saling mencurigai, karena perusahaan harus melakukan penghematan luar biasa, salah satunya dengan mengurangi jumlah pekerja.

Melihat kondisi yang berlangsung, akhirnya Bagus memutuskan diri untuk menghadap atasan, dan menyampaikan keinginannya untuk keluar. Pada waktu itu, bagi pekerja yang kena PHK akan memperoleh gaji penuh sesuai kontrak kerja setahun. Mengingat status Bagus masih karyawan kontrak, ia mengajukan diri.

"Kalau saya memang harus dikeluarkan, saya tidak apa-apa, waktu itu pimpinannya Pak Drajat. 'Mengapa kamu memang tak betah di sini?' Saya sangat senang di sini pak, ini impian saya bisa kerja di Astra, tapi saya tahu diri, situasi perusahaan lagi seperti apa. 'Kalau kamu sabar, kasih saya satu bulan, nanti akan dijadikan karyawan tetap.' Waktu itu saya masih kontrak, sebelum sebulan perusahaan mengeluarkan paket pengunduran diri sukarela, sehingga senior banyak yang antre mendaftar," cerita Bagus.

Dengan banyak senior yang daftar, perusahaan kemudian menyisakan beberapa karyawan kontrak yang tersisa dan langsung mengangkat mereka jadi permanen, termasuk Bagus. Sebagai supervisor, pekerjaan Bagus adalah mengunjungi daerah-daerah, melaporkan kondisi sebenarnya, mencarikan solusi, dan membuat laporannya.

Mengingat kondisi negara yang masih belum stabil, bepergian menggunakan pesawat masih ditiadakan karena kondisi perekonomian perusahaan. Bagus kemudian mengusulkan mengapa supervisor tidak diperbolehkan naik bus saja. Berkat masukan ini, kemudian perusahaan memperbolehkan karyawan bepergian ke daerah di Pulau Jawa menggunakan kereta, eksekutif.

"Kerja dalam kondisi krisis ekonomi, bukannya pekerjaannya lebih sedikit, tetapi malah semakin banyak. Misalnya, minta persetujuan proposal, harus dicek berulang-ulang, dikurangi, efisiensi, sampai benar-benar efektif. Tapi, perlahan-lahan kondisi mulai membaik lagi," celoteh Bagus.

Sampai akhirnya, Bagus mendapat kesempatan melakukan perjalanan dinas ke luar Pulau Jawa pertama kali menggunakan Pesawat menuju Balikpapan, akhir 1998. Menjadi pengalaman pertama naik pesawat, terlihat kalau Bagus sebenarnya hanya seorang manusia biasa. "Saya bingung, kalau naik pesawat itu bagaimana caranya, saya juga minta duduk di jendela supaya bisa melihat keluar," kenang Bagus.
Read More

Ini Andalan Mabua Harley-Davidson untuk 2015

Jakarta, KompasOtomotif – Setelah mengenalkan Street 500, sepeda motor Harley-Davidson dengan kubikasi terkecil yang pernah diproduksi, Mabua Harley-Davidson (MHD) mulai menunjukkan model-model baru sebagai andalan di 2015, Minggu (7/12/2014), di The Space, Senayan City, Jakarta Selatan.

Setidaknya ada lima model anyar lainnya untuk mendampingi beberapa tipe yang sudah eksis sebelumnya. Dari lima model tersebut, beberapa di antaranya merupakan tipe spesial yang lahir kembali akibat Project Rushmore, langkah Harley-Davidson menggali masukan dari konsumen. Berikut model-model baru yang akan dijual pada 2015 di Indonesia selain Street 500:

1. Sportser SuperLow 1200T. Ini adalah jawaban dari mereka yang mencintai performa Sporster namun menyukai touring. Model ini dibekali mesin 1.200cc dilengkapi tameng angin yang dapat dilepas dansaddle bag. Kapasitas tangki lebih besar membuatnya punya jarak tempuh lebih jauh. Paling penting, posisi jok cukup rendah menjanjikan kenyamanan dikendarai siapa pun.

2. Dyna Low Rider. Model ini akan mengembalikan kejayaan Harley-Davidson pada akhir 1970-an dengan gaya old school. Inilah ikon abadi sepeda motor cruiser yang dihidupkan kembali dengan teknologi terkini. Mesin 1.6L bisa diandalkan untuk menempuh rute jarak dekat mau pun jauh.
KompasOtomotif-Donny AprilianandaDyna Low Rider (kiri) dan Sportser Super Low 1200T bisa diandalkan untuk pengendara Asia, khususnya Indonesia.
3. Ultra Limited Low. Kenikmatan touring semakin nyaman dengan beberapa fitur tambahan dari Project Rushmore. Misalnya, Boom! Box 6.5GT radio dengan layar sentuh yang kini dilengkapi GPS. Lalu kenyamanan ditingkatkan dengan ground clearance dan jok yang lebih rendah untuk meningkatkan kepercayaan diri pengguna.

Beberapa detail dipermak ulang seperti ketebalan tutup Derby danPrimary Housing untuk menambah ruang gerak kaki. Tameng angin lebih pendek, handel setang lebih mudah dijangkau. ”Sepeda motor ini sangat cocok dengan pasar Asia dan Indonesia pada khususnya,” kata Irvino Edwardly, Direktur Pemasaran MHD.

4. Road Glide Special. Model ini hadir kembali setelah setahun berhenti produksi, dan kini ditambah dengan hasil masukan Project Rushmoreseperti fitur Boom! Box 6.5 GT seperti pada Ultra Limited Low. Ada fitur Reflex Linked Brakes mendistribusikan sistem pengereman roda depan dan belakang untuk meningkatkan keamanan. Hidung hiu khas dari Road Glide kini dilengkapi lampu LED baru.

5. Street Glide Special. Sepeda motor yang masuk dalam keluargatouring ini menjadi favorit menjelajah jalanan dalam mau pun luar kota.Sound system baru juga mengikuti Project Rushmore, ditambah dengan detail kenyamanan seperti tombol pengoperasian sekali sentuh untuk tutup tangki bensin dan saddle bag.
Read More

Sabtu, 19 Juli 2014

Permak Ringan Honda New Revo FI Gaya Harian

Jakarta, KompasOtomotif – Honda Revo FI sudah diluncurkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM), awal Januari silam. Jika Anda adalah salah satu konsumennya, dan berpikir untuk tampil beda, saatnya memodifikasi. Tak perlu ekstrem, cukup memberi beberapa sentuhan dasar yang tak makan banyak biaya, dengan penampilan akhir cukup menawan.

Salah satu inspirasinya adalah modifikasi yang dipajang AHM dalam peluncuran bebek entry level itu di Jakarta. Tidak ada yang dirombak dari bodi, semua standar. Hanya ditambahkan beragam aksesori yang tinggal pasang (plug and play) seperti spion Rizoma dengan desain tajam, gantungan barang di balik tameng, handel gas, hingga tutup master rem.
"Kinclong"Seluruh bodi terlihat kinclong dengan paduan dua kelir. Bodi berkelir oranye, namun detail tulisan dipilih keperakan (silver), semua berjenis warna krom yang bisa dipakai ”ngaca”. Warna ini bukan dari semprotan cat, melainkan pemasangan cutting stiker. Selain bisa ”dikuliti” kelak, biaya juga jauh lebih murah.Lalu, penampilan yang sudah mulai eye catching itu ditambahkan lampu proyektor model angel eyes dengan nyala warna biru. Semakin gahar ketika lampu sein digelapkan (smoked), begitu juga lampu belakang. Tempat plat nomor juga diganti dengan model yang lebih stylish. Jok diganti kustom lebih sporty dengan bahan kulit.
GagahKaki-kaki ikut dipermak, semakin gagah dengan penggantian model upside down (terbalik) pada suspensi depan. Sementara di belakang, dipasangi peredam kejut model tabung. Spesifikasi rem naik kelas, piringan yang lebih lebar dari produk aftermarket dipasang di bagian depan. Sedangkan kaliper rem belakang menggunakan merek Nissin.Lalu, ban diganti dengan tapak yang lebih lebar. Performa mesin dibiarkan standar, cuma penggantian knalpot model racing dari Pro Speed.Dengan rombakan seperti ini, Revo FI masih mantap diajak sebagai teman keseharian. Tidak diketahui biaya yang diperlukan untuk mendapat penampilan ini. Namun jika dirunut dari pemakaian aksesori, kisarannya tak lebih dari Rp 10 juta.
Read More

Meski Beri Kontribusi Signifikan, Tata Tidak Tergantung JLR

EW DELHI, KOMPAS.com  - Sejak diakuisisi Tata Motors pada 2008, Jaguar Land Rover (JLR) memberi kontribusi positif untuk perusahaan asal India tersebut.  Pada kuartal terakhir 2013, Tata Motors meraup keuntungan sebesar 771 juta dolar AS dan sebagian keuntungan itu disumbang dari peningkatan penjualan produk JLR.

Peningkatan penjualan JLR didongkrak peluncuran model baru Range Rover Sport dan Jaguar F-Type. Keuntungan meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu yang mencapai 1,01 miliar dollar AS.
“Memang benar JLR memberi kontribusi besar terhadap penghasilan Tata Motors. Namun, perusahaan kami tak tergantung semata pada JLR,” kata Ravi Pisharody, Direktur Kendaraan Komersial Tata Motors, saat ditemui Kompas.com di New Delhi, India, belum lama ini.

Tidak tergantungnya penghasilan Tata terhadap JLR karena perusahaan yang sudah berdiri sejak 1945 ini memiliki segmen pasar yang berbeda. “Kami memang mengakusisi JLR yang kemudian memberikan sumbangan signifikan. Namun, Tata dan JLR berada dalam segmen berbeda. JLR di kelas atas sementara Tata lebih fokus ke pasar menengah ke bawah,” tambahnya.

Sehingga, lanjut Pisharody, jika JLR dengan pendapatan yang cukup besar saat ini “dihilangkan” maka itu tidak akan mengganggu kelangsungan hidup Tata.
Tata Motors mengakuisisi JLR dari Ford pada 2008 di tengah krisis moneter global. Saat itu, manajemen Tata “hanya” membeli JLR dengan harga 2,3 miliar dolar AS.
Read More

Lexus RC F Tantang BMW M4 di Detroit

Detroit, KompasOtomotif – Lexus memamerkan sedan kencang RC F di North American International Auto Show (NAIAS) atau yang kerap disebut Detroit Motor Show 2014. Inilah versi galak dari RC F Coupe. sebelumnya sudah dikenalkan di Tokyo Motor Show pada November 2013. Kehadirannya seolah ingin menantang BMW M4 yang juga mejeng pada waktu  bersamaan.
Sekilas dari luar, tampang depan sangat agresif dengan gril dual trapesium khas Lexus plus kisi-kisi udara yang menonjol ke depan dan besar. Gril Lexus ini jauh lebih besar ketimbang RC F Coupe. ”Otot” kekarnya mengalir hingga belakang, didukung 4 ujung knalpot, sepasang kanan dan kiri dengan susunan bertingkat.

Karena diposisikan sebagai sedan terkuat dalam sejarah Lexus, mobil ini dibekali mesin  5.000cc V8 dengan perbandingan kompresi 12,3:1 yang menyemburkan tenaga 450 PS dan torsi 520 Nm.
Menarik, mesin yang digunakannya siklus Atkinson agar bekerja semakin irit. Ketika kecepatan menyentuh 80 kpj, sayap belakang otomatis muncul untuk menghasilkan aerodinamika yang lebih baik. Sayap melengkung ini otomatis kembali masuk jika kecepatan turun sampai 40 kpj. Sedangkan untuk rem, dipecayakan kepada produk dari Brembo.
Perubahan pada kabin dialkukan pada panel-panel unik - diadopsi dari Lexus LFA dengan tachometer  di tengah. Pada panel instrumen juga dilengkapi dengan indikator lain m yaitu pemantau vektor torsi, G-Force meter, hingga stopwatch. Lapisan serat karbojn dan aksen kulit Alcantara melengkapi kesan sporty sekaligus elegan.

Tak hanya BMW M4, nantinya RC-F juga bakal jadi pesaing Mercedes-Benz C63 AMG dan Audi RS4. Segmen pasarnya sangat terbatas, yakni orang-orang kaya yang suka ngebut! Belum ada kabar, kapan model ini dipasarkan! Begitu juga juga dengan harga!  
Read More

IIMS 2014 Naikkan Target Transaksi Menjadi Rp 5,39 Triliun

Jakarta, KompasOtomotif — Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman Maman Rusdi mengatakan, target transaksi pada Indonesia International Motor Show (IIMS) tahun ini dinaikkan 10 persen menjadi Rp 5,39 triliun dari tahun lalu, Rp 4,9 triliun.

"Hasil tahun lalu, rekor tertinggi yang pernah dicapai IIMS. Tahun ini kami melihatnya positif sehingga menetapkan harus naik 10 persen dari tahun lalu," ungkap Sudirman dalam siaran pers yang diterima KompasOtomotif, Rabu (15/1/2014).
Dijelaskan, tahun ini total penjualan mobil di pasar global diprediksi mencapai 85 juta unit. Latar belakang ini ikut memicu Indonesia sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan yang pesat. Gaikindo berambisi membawa industri otomotif Indonesia menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Berdasarkan data dari anggota Gaikindo, penjualan mobil pada 2013 mencapai 1.229.903 unit, melewati target semula sebesar 1,1 juta unit. Produksi mobil nasional juga naik 13 persen, menjadi 1.208.165 unit dari 1.065.557 unit pada 2012.

Tahun ini, Gaikindo memproyeksikan bahwa penjualan mobil tetap rentan terhadap beberapa faktor, antara lain harga minyak dunia, upah buruh, tarif dasar listrik, dan gas untuk industri. Untuk itu, Gaikindo hanya menargetkan penjualan mobil nasional 1,25 juta unit.
Read More

Honda Geser Yamaha dari Takhta Sport

Jakarta, KompasOtomotif — PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil menggeser sementara Yamaha dari takhta sport di pasar sepeda motor nasional. Faktanya memang Honda berhasil menjual lebih banyak dari rival abadinya, meski hanya terpaut sekitar 2.300 unit.

Dalam keterangan resminya, AHM mengaku berhasil menjual 32.399 unit di segmen sport, menikmati pangsa 46 persen. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat Yamaha menempel ketat dengan 30.067 unit atau menguasai 42,3 persen pangsa pasar. Sementara itu, total penjualan sepeda motor sport (semua merek) pada bulan pertama 2014 tercatat 70.938 unit, turun 6 persen dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya sebesar 75.418 unit.

"Ini adalah awal yang baik bagi bisnis kami pada 2014, dengan berhasil memimpin segmen motor sport pada bulan Januari. Kami berharap dapat berlanjut di bulan berikutnya," ungkap Thomas Wijaya, Wakil GM Divisi Penjualan AHM, dalam keterangan resminya, Rabu (12/2/2014).

Honda berhasil memperbesar penjualan di segmen sport, dengan mengandalkan empat model di kelas 150 cc sebagai pasar terbesar, yakni Verza 150, New MegaPro, CB150R StreetFire, dan CBR150. Sementara itu, Yamaha hanya mengandalkan dua model di kelas ini, dengan Byson dan V-Ixion.

Naik
Total penjualan (semua model) Honda pada Januari 2014 juga cukup memuaskan dengan hasil 367.069 unit atau mendominasi 63,26 persen terhadap total pasar nasional, yakni 580.288 unit. Dari segmen bebek, penjualan tercatat 59.023 unit (46,3 persen), sedangkan dominasi skutik makin tak terbendung. Honda menguasai 72,2 persen pasar dengan 275.647 unit.

"Hasil positif di setiap segmen sepeda motor nasional merupakan wujud mimpi konsumen yang kami berikan," tutup Thomas.
Read More